BREAKING NEWS

Bapperida Integrasikan Indeks Ekonomi Hijau Dalam Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Kabupaten Madiun Jangka Panjang

Acara Bapperida Kabupaten Madiun Pembahasan laporan akhir penyusunan dokumen perencanaan pembangunan Daerah Kabupaten Madiun 

Berita-1.id;Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah(Bapperida) Kabupaten Madiun Menggelar acara Pembahasan laporan akhir Integrasikan Indeks Ekonomi Hijau dalam Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah  Kabupaten Madiun.Acara digelar di I Club Jalan Bali No.17 Kota Madiun pada Selasa 19 November 2024.

Tampak hadir pada acara tersebut Kepala Bapperida Kabupaten Madiun Kurnia Aminullah,SH,Kepala Cabang Dinas Kehutanan  Madiun Provinsi Jawa Timur,Kepala ADM KPH Lawu,Kepala ADM KPH Madiun,Kepala ADM KPH.Bertindak selaku narasumber pada acara tersebut  Dr.Rita Parnawati, SP., ME.,PU.,ASEAN Eng, dari CV.Mitra Cendekia Utama.

Dalam pemaparannya Dr.Rita  Pranawati menjelaskan,"Ekonomi Hijau  merupakan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dengan mengedepankan pembangunan rendah karbon serta inklusif secara sosial,"jelasnya.

Ia menambahkan,latar belakang permasalahan yang muncul akibat perkembangan teknologi dan budaya disertai dengan makin maraknya revolusi yang terjadi dengan jumlah yang semakin meningkat seiring dengan waktu.Pembangunan yang terus terjadi sebagai bentuk dari adanya pengelolaan sumberdaya alam maupun buatan untuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Hijau untuk  sejahtera adalah jalan yang berisi pendekatan untuk mencapai perubahan transformatif kedepan.Strategi hijau untuk keberlanjutan masa depan hadir dari kepedulian terhadap perubahan iklim, pemanasan global, konsumsi energi yang berlebihan dan peningkatan polusi di dunia.Pembangunan yang dapat dilakukan adalah dengan pembangunan rendah emisi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat tapi tidak mengabaikan kualitas lingkungan,"imbuhnya.


Sementara itu Sekretaris Bapperida, Dedy Mulyanto mewakili Kepala Bapperida Kabupaten Madiun menyampaikan rumusan masalah Integrasi Indeks Ekonomi Hijau Dalam Penyusunan Dokumen dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Madiun sebagai berikut:

1.Bagaimana data dan informasi terkait 16 indikator pada Indeks Ekonomi Hijau Kabupaten Madiun yang mewakili 3 pilar pembangunan berkelanjutan beserta sumber dan wali data secara time series dari tahun 2015-2023.

2.Bagaimana analisa terkait keselarasan 16 indikator pada indeks ekonomi hijau dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah  Kabupaten Madiun.

3.Bagaimana Analisa SWOT terkait implementasi ekonomi hijau.

4.Bagaimana proyeksi target optimis dan pesimis indeks ekonomi hijau pertahun untuk periode perencanaan pembangunan tahun 2025-2045.

5.Bagaimana rekomendasi arah kebijakan Pemerintah  Daerah Kabupaten Madiun dalam meningkatkan capaian indeks ekonomi hijau Kabupaten Madiun.

Sesuai dengan rumusan masalah tersebut,Dedy menyampaikan agar tersedianya sarana atas segala permasalahan agar Pengintegrasian Ekonomi Hijau di kabupaten madiun dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.

"Ini merupakan komitmen Pemkab Madiun dalam mewujudkan Madiun yang sejahtera adalah melakukan transformasi ekonomi hijau dengan mengedepankan kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup dalam setiap aspek pembangunan. Ekonomi hijau akan menjadi pendorong utama dalam transisi menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,"kata Dedi.

"Diharapkan hasil dari kegiatan manfaat penelitian ini adalah, tersusun nya data dan informasi hasil Pengintegrasian Indeks Ekonomi Hijau dalam Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Kabupaten Madiun,Dengan demikian, Ekonomi Hijau diharapkan dapat menjadi solusi dalam pembangunan perekonomian jangka panjang tahun 2025-2045 untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang sejahtera dan memiliki kualitas hidup yang baik, tanpa merusak kelestarian lingkungan,"pungkasnya.(Red/ti)Adv

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar