Pemdes Segulung Salurkan BLT--DD Bulan April 2025 Kepada 40 KPM
![]() |
| Salah satu KPM BLT DD Bulan April 2025 Desa Segulung Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun (foto istimewa) |
Madiun Berita-1.id; Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) adalah program pemerintah Indonesia yang diberikan secara langsung tunai kepada warga desa yang kurang mampu dan tidak pernah mendapat bantuan dari manapun. Dengan tujuan melindungi daya beli masyarakat prasejahtera akibat tekanan berbagai kenaikan harga.
Juga sebagai upaya menanggulangi atau mengurangi kemiskinan ekstrem di desa, agar dana desa Juga bisa dirasakan mafaatnya oleh masyarakat yang kurang mampu, khususnya untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.
Seperti pada hari ini Kamis 17/4/2025, Pemdes Segulung Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun menyalurkan bantuan BLT DD Bulan April kepada 40 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp 300.000
Penyerahan bantuan BLT DD dilakukan di Pendopo Desa Segulung dengan di hadiri langsung oleh Ikhsanudin selaku Kepala Desa Segulung dengan dibantu oleh seluruh perangkat desa.
Ikhsanudin menjelaskan bahwa, kreteria KPM yang berhak menerima BLT Dana Desa adalah warga kurang mampu dan tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
"Jadi seluruh KPM penerima BLT DD ini sudah terverifikasi sepenuhnya oleh Pemerintah Desa Segulung. Adapun Mekanisme Penyaluran Penyaluran BLT Dana Desa dilakukan oleh pemerintah desa disalurkan secara langsung tunai "terangya.
Ikhsanudin menambakan bahwa Pemdes Segulung dalam Musdes (musyawarah desa) telah menyepakati jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT--DD tahun 2025 sebanyak 40 KPM.
"Jadi pada hari ini, Pemerintah Desa Segulung menyalurkan BLT DD Bulan April kepada 40 KPM. BLT DD ini sebagai upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, serta mengurangi kesenjangan sosial antar warga," imbuhnya.
Penggunaan dana desa yang tepat dan efektif dapat mempercepat pembangunan desa juga menciptakan desa yang mandiri dan sejahtera. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.(red)
