Petugas Lapas Kelas I Madiun Gagalkan Penyelunduan Handphone dan Charger
![]() |
| Petugas Lapas Kelas I Madiun memeriksa 2 orang pengunjung yang akan menyelundupan HP dan charger (foto istimewa) |
Madiun, Berita-1.id- Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Madiun mengagalkan penyelunduan 4 Handphone (HP) dan 4 charger yang dilakukan oleh pengunjung Lapas.
Barang tersebut disembunyikan atau ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang agar tidak terdeteksi, namun upaya tersebut berhasil digagalkan berkat ketelitian Petugas Pengamanan saat melakukan pemeriksaan pengunjung Lapas. Kamis (12/02/2026).
Pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Petugas menemukan kejanggalan pada bagian kaki pengunjung yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan hingga barang bukti berhasil diamankan.
Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi Wijaya Rivai menyampaikan apresiasi atas kinerja petugas yang menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab.
menunjukkan bahwa "Keberhasilan ini petugas kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menjalankan prosedur pemeriksaan menjadi kunci utama dalam mencegah masuknya barang terlarang. Kami berkomitmen menjaga Lapas tetap aman dan kondusif," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Andri Setiawan, menegaskan bahwa kegiatan pemeriksaan akan terus diperkuat secara konsisten.
"Pemeriksaan badan maupun barang bawaan pengunjung dilakukan secara rutin dan menyeluruh. Ini merupakan bentuk deteksi dini untuk menutup celah penyelundupan serta memastikan keamanan lingkungan pemasyarakatan tetap terjaga," ujarnya.
Pihak Lapas juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengunjung agar mematuhi aturan yang berlaku selama berkunjung serta tidak mencoba membawa barang terlarang.
Sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Kelas I Madiun juga akan terus meningkatkan pengawasan dan profesionalitas petugas.
