Distribusi Tepat Sasaran, 325 Masyarakat Desa Duren Rasakan Manfaat Program MBG 3B dari Pemerintah
![]() |
| Pendistribusian MBG 3B Desa Duren,Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun |
MADIUN, Berita-1.id- Akselerasi peningkatan gizi masyarakat dan pengentasan stunting di wilayah Kabupaten Madiun terus menunjukkan progres nyata. Kali ini, giliran 325 warga yang tergolong dalam kelompok prioritas 3B (Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui) di Desa Duren, Kecamatan Pilangkenceng, menerima distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara berkala.
Langkah ini diambil guna mendukung program strategis nasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) dalam membangun fondasi kesehatan generasi masa depan yang kuat dan cerdas.
Proses pendistribusian makanan sehat ini berpusat di Balai Desa Duren dan dikawal langsung oleh aparat desa, petugas kesehatan, serta kader posyandu setempat. Kerja sama ini memastikan bahwa setiap paket nutrisi sampai langsung ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kepala Desa Duren Sukemi, menyampaikan bahwa program ini sangat dinantikan oleh warga.
"Bantuan gizi ini sangat membantu para ibu untuk mencukupi kebutuhan gizi harian anak mereka, terutama di masa pertumbuhan emas balita. Sasaran utama berfokus penuh pada kelompok rentan stunting: balita non-PAUD, ibu hamil (bumil), serta ibu menyusui (busui)," ujarnya.
Menu yang disajikan mencakup komponen gizi seimbang yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran segar, dan buah-buahan. Sajian menu dipantau berkala dan disesuaikan dengan tumbuh kembang anak.
Melalui Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang tersebar, pasokan makanan dijamin higienis, segar, dan diproduksi dengan memberdayakan bahan pangan lokal dari para petani sekeliling wilayah Madiun.
Pemerintah Desa Duren bersama instansi terkait berkomitmen untuk menyukseskan program MBG ini secara merata di seluruh wilayah desa
"Dengan penyaluran rutin di tingkat desa, kami optimistis mampu menekan angka stunting secara signifikan demi mewujudkan target Indonesia Emas," pungkasnya.

