Posyandu ILP Teratai Desa Dawuhan Ditunjuk Sebagai Pilot Project Posyandu 6 SPM UPT Puskesmas Pilangkenceng
![]() |
| Kegiatan Posyandu ILP Teratai Desa Dawuhan |
Madiun, Berita-1.id– Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) adalah transformasi layanan kesehatan dasar dari Kementerian Kesehatan RI yang memperluas sasaran pelayanannya. Jika Posyandu konvensional berfokus pada ibu hamil dan balita, Posyandu ILP memberikan layanan terpadu untuk seluruh siklus hidup-mulai dari bayi, anak-anak, remaja, usia produktif, hingga lansia.
Posyandu ILP Teratai yang berlokasi di Desa Dawuhan, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, resmi ditetapkan sebagai Pilot Project atau percontohan penerapan standar 6 SPM (Standar Pelayanan Minimal) oleh UPT Puskesmas Pilangkenceng. Penetapan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa serta menjadi rujukan bagi posyandu-posyandu lain di wilayah kerja Puskesmas Pilangkenceng.
Penetapan tersebut disahkan dalam acara penyerahan surat keputusan dan peluncuran program yang berlangsung di lokasi Posyandu ILP Teratai, 7 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPT Puskesmas Pilangkenceng, Camat Pilangkenceng, Kepala Desa Dawuhan, kader posyandu, serta masyarakat setempat.
Kepala UPT Puskesmas Pilangkenceng dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan Posyandu ILP Teratai sebagai lokasi percontohan didasarkan pada kinerja yang konsisten, manajemen yang tertata rapi, serta partisipasi masyarakat yang sangat baik. “Posyandu ini telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam melayani warga. Oleh karena itu, kami percaya Posyandu ILP Teratai layak menjadi model agar posyandu lain dapat belajar dan mengikuti keberhasilannya,” ujarnya.
Penerapan 6 SPM di Posyandu meliputi pemenuhan standar pada enam aspek utama, yaitu: Pembinaan Manajemen Posyandu, Ketersediaan Sumber Daya Manusia, Ketersediaan Sarana Prasarana, Ketersediaan Obat dan Perbekalan Kesehatan, Penyelenggaraan Pelayanan, serta Pemantauan dan Evaluasi. Dengan penerapan standar ini, diharapkan pelayanan kesehatan menjadi lebih terukur, merata, dan berkualitas bagi seluruh sasaran program, mulai dari bayi, balita, ibu hamil, hingga lansia.
![]() |
| Sesi foto bersama Camat Pilangkenceng, UPT Puskesmas Pilangkenceng, Kepala Desa Dawuhan dan kader Posyandu Teratai |
Kepala Desa Dawuhan Suyanto, mengapresiasi pencapaian ini dan berkomitmen untuk terus mendukung operasional posyandu. “Prestasi ini adalah kebanggaan seluruh warga Desa Dawuhan. Pemerintah desa akan terus bersinergi dengan kader dan puskesmas untuk menjaga standar pelayanan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Sebagai lokasi Pilot Project, Posyandu ILP Teratai akan menjadi tempat pelatihan dan studi banding bagi kader serta pengelola posyandu dari desa-desa lain di Kecamatan Pilangkenceng. Model pelayanan yang diterapkan di sini nantinya akan dievaluasi dan disempurnakan sebelum akhirnya digulirkan secara menyeluruh ke seluruh wilayah binaan UPT Puskesmas Pilangkenceng. Waktu pelaksanaan setiap hari selasa minggu pertama
Para kader Posyandu ILP Teratai menyambut baik penunjukan ini dan berjanji akan bekerja lebih giat lagi. Mereka menyadari bahwa tanggung jawab yang dipikul bukan hanya melayani warga Desa Dawuhan, tetapi juga menjadi teladan bagi wilayah lain.
Melalui program percontohan ini, diharapkan angka cakupan pelayanan kesehatan dasar dapat meningkat signifikan, angka stunting dapat ditekan, serta derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Pilangkenceng secara umum semakin membaik seiring dengan penguatan peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.


