BREAKING NEWS

Revitalisasi SMAN 1 Saradan, di Duga Tak Sesuai Spesifikasi

Proyek revitalisasi SMAN 1 Saradan di duga tidak sesuai spesifikasi 

Madiun, Berita -1-  Proyek revitalisasi di SMAN 1 Saradan Kabupaten Madiun menjadi sorotan dari pelaksanaan yang di duga abaikan mutu kualitas bangunan, tak sesuai spesifikasi kontruksi dan RAB.

Pantauan yang ditemukan, terutama pada bagian belakang atap gedung terdapat kejanggalan, yakni pengerjaan kayu blandar (bahasa jawa) tambal sulam yang terpasang tidak layak. Terlihat dari unsur pemasangan kayu blandar asal-asalan, dalam arti kayu seadanya, beda ukuran, untuk mengakali presisi.

Apalagi juga dari pemasangan usuk (baja ringan) di nilai kerapatannya kurang, di duga terlalu lebar. Kenyataan pemasangan ini terdapat di sisi belakang atap ruang kelas, sedangkan sisi depan pemasangan usuknya, sesuai standar. Anehnya pula dari genteng yang terpasang, dugaan menggunakan genteng lama yang di cat ulang.

Proyek revitalisasi SMAN 1 Saradan di duga menggunakan genteng bekas yang di cat ulang 

Pantauan lain juga ada pengerjaan pengecoran dak yang tidak presisi (gedung depan). Juga dengan menggunakan bahan baja ringan sebagai alas dasar. Hal tersebut dikarenakan bagian dari tiang penyangga terlalu lebar, tiang-tiang penyangga yang ada.

Sebagaimana yang diucapkan salah satu mandor di bagian pengerjaan kegiatan itu, Kamis (20/8/2026).

"Memang dari semua pembangunan (item) di pegang beda-beda mandor. Koridor semua di kepala sekolah, dalam hal ini di carikan orang-orang yang ahli (masing-masing item), "ucap salah satu mandor yang tak mau sebut namanya. 

Dari para pekerja juga di duga mengabaikan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang tanpa dilengkapi alat pelindung diri (APD) seperti helm, sepatu safety, rompi, maupun sarung tangan. Padahal, semua itu merupakan kewajiban dalam setiap proyek konstruksi untuk melindungi keselamatan tenaga kerja. 

Yang tertuang pada Undang-undang K3 Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, dalam menetapkan kewajiban untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. 

Terkait kejanggalan yang ada, sampai berita ini di naikkan, belum ada konfirmasi dari Kepala SMAN 1 Saradan yang di duga tak mau menemui (menghindar). (w.i)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar