Tasyakuran Sedekah Bumi Dan Hiburan Gambyong Serta Reog, Warnai Rangkaian Bersih Desa Duyung
![]() |
| Kirab gunungan sedekah bumi Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan |
Magetan, Berita-1.id- Sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan, warga masyarakat Desa Duyung Kecamatan Takeran Kabupaten Magetan Jatim, gelar giat bersih desa dalam tasyakuran sedekah bumi, tradisi tahunan.
Giat ini bukan hanya momentum untuk memperkuat kerukunan antarwarga dan melestarikan budaya lokal, namun juga sebagai pelestarian budaya warisan leluhur yang harus dijaga agar tidak punah dan menjadi identitas tradisi yang ada.
Di prosesi giat tasyakuran sedekah bumi yang digelar, start pemberangkatan dari halaman rumah tokoh masyarakat setempat, yang diiringi terhimpun dari seluruh Perangkat Desa esa, Kepala Desa Duyung, Camat Takeran, RT RW dan pengurus, sesepuh dan pinisepuh, serta tokoh masyarakat, yang semuanya berkostum pakaian adat.
Selain itu antusias warga masyarakat juga ikut turut mengiringi dalam pemberangkatan kirab sedekah bumi yang dilaksanakan. Dengan membawa gunungan atau tumpeng raksasa yang di arak, terdiri dari hasil pertanian dan hasil bumi, dari buah-buahan dan sayur-sayuran, menuju Punden Dusun Duyung.
Dalam sambutan Komari, Kepala Desa Duyung menyampaikan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, yang sampai saat ini masih diberi kesehatan. Tak lupa juga ia panjatkan Sholawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW.
"Mari kita bersama-sama mendoakan para leluhur yang telah membabad cikal bakal desa duyung hingga bisa kita nikmati sampai sekarang. Dan melalui tasyakuran sedekah bumi kali ini termasuk wujud syukur dengan hasil bumi yang melimpah, "ucap Komari, Sabtu (4/7/2026).
Hal senada juga dikatakan Camat Takeran, dalam sambutan bahwa, giat tasyakuran sedekah bumi ini, sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang diharapkan bisa menguatkan gotong-royong masyarakat, agar diberikan kedamaian, aman tentram, sejahtera, dan panen dengan hasil yang melimpah.
Prosesi selanjutnya doa bersama dipimpin tokoh agama, diteruskan puncak acara dengan perwujudan tumpah ruah warga masyarakat berebutan isi tumpeng raksasa, dan juga berebut makanan kenduri, sebagai tujuan mencari berkah dari ritual yang digelar setiap tahunnya.
Adapun giat yang digelar ini, warga masyarakat yang hadir sangat antusias mengikuti dari awal sampai puncak acara tasyakuran sedekah bumi dengan mempertontonkan hiburan Gambyong dan reog. Sambil menikmati makanan kenduri maupun jajanan dan minuman produk lokal pelaku UMKM yang turut berkontribusi di giat ini. (w.i/rd)

