BREAKING NEWS

Nol Toleransi demi Keselamatan Pelanggan! KAI Daop 7 Madiun Gelar Tes Narkoba Mendadak Bagi Petugas dan Manajemen

Personel yang sedang menjalankan tugas pelayanan intensif pada masa Angkutan Lebaran menjalani tes narkoba (foto Humas Daop 7 Madiun)

Madiun, Berita-1.id-  Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali melakukan langkah proaktif untuk menjamin keamanan perjalanan arus balik angkutan Lebaran dengan menggelar pemeriksaan penyalahgunaan pemakaian narkoba dan alkohol secara mendadak. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (27/3/2026) ini menyasar personel yang sedang menjalankan tugas pelayanan intensif pada masa Angkutan Lebaran 1447 H saat ini.

Pemeriksaan Acak di Tengah Padatnya Pelayanan

Pemeriksaan yang dilakukan secara acak (random) ini memiliki tantangan tersendiri karena dilakukan di tengah kesibukan petugas melayani pelanggan. Hal ini bertujuan untuk memotret kesiapan fisik dan mental personel secara riil dalam kondisi ritme kerja yang cukup tinggi. Tidak hanya menyasar garda terdepan (frontliner), pemeriksaan ini juga diikuti oleh jajaran Manajemen, guna memastikan seluruh elemen memiliki standar kebugaran yang setara.

Nol Toleransi demi Keselamatan Pelanggan

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan keamanan perjalanan KA tanpa kompromi.

"Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama. Di tengah dedikasi melayani pelanggan, kami memastikan setiap petugas—dari Masinis di lintas hingga jajaran Manajemen di kantor—dalam kondisi prima dan mutlak bebas dari penyalahgunaan pemakaian narkoba dan alkohol," ujar Tohari.

Rangkaian Skrining Medis Ketat

Dalam giat ini, tim medis KAI Daop 7 melakukan serangkaian pemeriksaan, antara lain:

Keamanan Personel: Tes urine untuk deteksi narkoba dan pemeriksaan kadar alkohol secara mendadak.

Pemeriksaan Fisik: Pengecekan tanda-tanda vital (tensi dan nadi) serta cek laboratorium sederhana (Gula Darah, Asam Urat, dan Kolesterol).

Manajemen Risiko: Edukasi mengenai Fatigue Management untuk menjaga konsentrasi petugas selama jadwal dinasan padat di masa Lebaran.

Tohari menambahkan walaupun okupansi penumpang dalam arus balik angkutan Lebaran mulai melandai, namun tidak mengurangi semangat petugas dalam melayani pelanggan. Berdasarkan data yang dihimpun pada Jumat (27/3/2026) pukul 15.00 WIB untuk keberangkatan pelanggan sejumlah 13.050 atau secara kumulatif dari tgl 11 Maret 2026 tercatat sebanyak 172.801 pelanggan. Adapun untuk kedatangan sebanyak 9.211 pelanggan atau secara kumulatif total 208.771 kedatangan pelanggan.

Seluruh Petugas Dinyatakan Fit

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh petugas baik dari unsur operasional maupun manajemen dinyatakan Negatif dari penyalahgunaan narkoba dan berada dalam kondisi fisik yang sehat.

KAI Daop 7 Madiun optimis dapat memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik dengan semangat "Semakin Melayani". Dengan personel yang bugar dan disiplin, KAI mendukung program pemerintah untuk mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat hingga berakhirnya masa angkutan Lebaran pada 1 April 2026 mendatang. (Humas)



Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar