Aksi Demonstrasi Aliansi Mahasiswa Semarang, Hentikan Keterlibatan Militer dalam Ranah Sipil!
![]() |
| Sejumlah poster di bentangkan pada aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Semarang di depan Makodim 0733/KS (foto istimewa) |
Semarang, Berita-1.id- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Semarang Raya menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kodim (Makodim) 0733/ KS Semarang pada Kamis sore 9 April 2026.
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan. Mereka mendesak mendesak pengusutan tuntas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus yang diduga melibatkan oknum aparat.
Massa juga menyuarakan penolakan terhadap keterlibatan TNI dalam jabatan sipil dan menuntut pembatasan kewenangan militer melalui tuntutan "Kembalikan TNI ke barak".
Aksi tersebut turut memuat tuntutan lain, pencopotan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan menyuarakan mosi tidak percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Mereka juga meneriakan, “Turunkan Prabowo-Gibran,” teriak salah seorang orator dari atas mobil komando di depan Makodim 0733 Semarang.
Demonstran juga mendesak perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam sistem peradilan militer, terutama untuk kasus-kasus yang bersentuhan dengan masyarakat sipil.
Aksi di depan Kodim Semarang ini merupakan bagian dari gelombang protes yang juga berlangsung di titik-titik lain seperti kantor DPRD Jawa Tengah dan Kantor Gubernur.
